Penyuluhan Pemadam Kebakaran

  

Minimnya edukasi tentang pencegahan bencana serta cara mengatasinya, membuat mahasiswa Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) berinisiatif melakukan upaya edukasi sejak dini terhadap siswa-siswi Sekolah Dasar.

Upaya ini untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang paham tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di kehidupan sehari-hari. Siswa-siswi SD Negeri Dooro, Cerme, Gresik, berkesempatan mendapat penyuluhan dasar K3 yakni pemadaman kebakaran, Minggu (25/11/2018).

Para siswa bahkan rela meluangkan waktu di hari libur untuk belajar tentang K3.

Mahasiswa Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja memberikan materi tentang bahaya kebakaran dan hal-hal yang dapat memicu kebakaran.

Tak hanya materi di kelas, siswa juga diajak praktek langsung cara menanggulangi kebakaran dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan pemadaman api tradisional.

Siswa belajar menggunakan APAR dan karung goni basah sebagai alat pemadam api tradisional.

Ketua Panitia Penyuluhan, Maria Margaretha O mengungkapkan, menumbuhkan budaya memang tidak bisa instan.

Di beberapa negara maju, ilmu tentang K3 dan mitigasi bencana bahkan sudah diberikan sejak dini.

“Untuk itu, kami siap memberikan pelatihan atau penyuluhan K3 di sekolah-sekolah,” ungkap mahasiswi semester 3 Prodi Teknik K3 PPNS ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *